Karang Taruna Waringin dan PDAM Lombok Timur Gelar Aksi Sosial, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim

Santunan yang diberikan kepada lansia


Lombok Timur, CBM – Karang Taruna Desa Waringin bersama PDAM Lombok Timur menggelar kegiatan bakti sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim serta warga kurang mampu di desa setempat. Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan sejumlah tokoh masyarakat dan para kepala dusun yang turut hadir memberikan dukungan.


Direktur PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial perusahaan daerah terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian lebih.


“Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terutama anak yatim dan warga kurang mampu. Kami berharap bantuan yang diberikan bisa sedikit membantu meringankan beban mereka,” ujar Sopyan, Kamis (12/03/2026).


Ia menambahkan, kolaborasi dengan Karang Taruna di tingkat desa juga menjadi upaya untuk mempererat hubungan antara PDAM dan masyarakat, sekaligus memperkuat peran sosial perusahaan daerah di tengah lingkungan sekitar.


Sementara itu, Sekretaris Karang Taruna Desa Waringin, Abdul Goni, menjelaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemuda desa dengan sejumlah pihak yang memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.


Menurutnya, sebagai organisasi kepemudaan di tingkat desa, Karang Taruna memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.


“Kami sangat berterima kasih kepada PDAM Lombok Timur yang telah bersedia berkolaborasi dalam kegiatan santunan ini. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus terjalin ke depan,” katanya.


Abdul Goni berharap kegiatan sosial tersebut dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Desa Waringin dan wilayah sekitarnya.


Posting Komentar untuk "Karang Taruna Waringin dan PDAM Lombok Timur Gelar Aksi Sosial, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim"