PDAM Lombok Timur Klarifikasi Kerusakan Jalan di Ketangga, Sebut Dana Perbaikan Sudah Disalurkan


Dirut PDAM Lotim, Sopyan Hakim


Lombok Timur – Pihak PDAM Lombok Timur memberikan klarifikasi terkait keluhan masyarakat Desa Ketangga, Kecamatan Suela, yang sebelumnya melakukan perbaikan jalan secara swadaya akibat kerusakan yang diduga bekas galian jaringan pipa PDAM. Manajemen PDAM menegaskan bahwa tanggung jawab perbaikan telah dianggarkan dan bahkan dana perbaikan sudah diserahkan kepada pemerintah desa sejak beberapa tahun lalu.


Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menjelaskan bahwa proyek pemasangan jaringan pipa di wilayah tersebut dilaksanakan pada tahun 2020 dan rampung pada 2022. Dalam proses pekerjaan tersebut, pihaknya telah menghitung kebutuhan perbaikan fasilitas yang terdampak, termasuk jalan yang digali untuk pemasangan jaringan.


Ia mengatakan, saat itu pemerintah desa meminta agar anggaran perbaikan diberikan langsung kepada desa agar proses perbaikan dapat dilakukan secara mandiri oleh pihak setempat. Permintaan tersebut kemudian dipenuhi oleh PDAM.


“Pada waktu itu kami mengalokasikan dana sekitar Rp30 juta sampai Rp45 juta kepada pihak desa untuk perbaikan. Permintaan dari desa agar anggaran diberikan langsung karena mereka yang akan memperbaiki,” ujar Sopyan, Rabu (4/3).


Menurutnya, setiap pekerjaan yang dilakukan PDAM dan berdampak pada fasilitas umum selalu disertai perhitungan biaya pemulihan. Hal tersebut dilakukan agar kondisi fasilitas yang sempat dibongkar dapat dikembalikan seperti semula dan tetap bisa digunakan masyarakat.


“Kami selalu memperbaiki kembali apa yang kami gali agar kembali seperti sebelumnya. Khusus di Ketangga, berdasarkan laporan yang saya terima, dana perbaikan sudah diberikan,” tegasnya.


Meski demikian, Sopyan memastikan pihaknya akan menelusuri kembali penggunaan anggaran tersebut apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam realisasi perbaikan di lapangan. Ia menegaskan tidak akan ragu mengambil langkah hukum jika ditemukan adanya penyimpangan.


“Saya akan telusuri. Jika ada oknum yang bermain dengan anggaran itu, saya tidak segan membawa persoalan ini ke ranah hukum,” katanya.


Hal senada juga disampaikan Direktur Teknis PDAM Lombok Timur, Dedy Irawan. Ia menyebut penyaluran anggaran perbaikan kepada pemerintah desa telah dilakukan sebelum kepengurusan PDAM saat ini menjabat.


Menurutnya, pihak PDAM memiliki dokumen pendukung terkait penyerahan anggaran tersebut, termasuk rencana anggaran biaya (RAB) serta bukti kuitansi.


“Kami memiliki RAB dan bukti kuitansi penyerahan dana. Nanti akan kami cek kembali dan lakukan klarifikasi bersama pihak desa,” ujarnya.


PDAM Lombok Timur Klarifikasi Kerusakan Jalan di Ketangga, Sebut Dana Perbaikan Sudah Disalurkan


Lombok Timur – Pihak PDAM Lombok Timur memberikan klarifikasi terkait keluhan masyarakat Desa Ketangga, Kecamatan Suela, yang sebelumnya melakukan perbaikan jalan secara swadaya akibat kerusakan yang diduga bekas galian jaringan pipa PDAM. Manajemen PDAM menegaskan bahwa tanggung jawab perbaikan telah dianggarkan dan bahkan dana perbaikan sudah diserahkan kepada pemerintah desa sejak beberapa tahun lalu.


Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menjelaskan bahwa proyek pemasangan jaringan pipa di wilayah tersebut dilaksanakan pada tahun 2020 dan rampung pada 2022. Dalam proses pekerjaan tersebut, pihaknya telah menghitung kebutuhan perbaikan fasilitas yang terdampak, termasuk jalan yang digali untuk pemasangan jaringan.


Ia mengatakan, saat itu pemerintah desa meminta agar anggaran perbaikan diberikan langsung kepada desa agar proses perbaikan dapat dilakukan secara mandiri oleh pihak setempat. Permintaan tersebut kemudian dipenuhi oleh PDAM.


“Pada waktu itu kami mengalokasikan dana sekitar Rp30 juta sampai Rp45 juta kepada pihak desa untuk perbaikan. Permintaan dari desa agar anggaran diberikan langsung karena mereka yang akan memperbaiki,” ujar Sopyan, Rabu (4/3).


Menurutnya, setiap pekerjaan yang dilakukan PDAM dan berdampak pada fasilitas umum selalu disertai perhitungan biaya pemulihan. Hal tersebut dilakukan agar kondisi fasilitas yang sempat dibongkar dapat dikembalikan seperti semula dan tetap bisa digunakan masyarakat.


“Kami selalu memperbaiki kembali apa yang kami gali agar kembali seperti sebelumnya. Khusus di Ketangga, berdasarkan laporan yang saya terima, dana perbaikan sudah diberikan,” tegasnya.


Meski demikian, Sopyan memastikan pihaknya akan menelusuri kembali penggunaan anggaran tersebut apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam realisasi perbaikan di lapangan. Ia menegaskan tidak akan ragu mengambil la hukum jika ditemukan adanya penyimpangan.


“Saya akan telusuri. Jika ada oknum yang bermain dengan anggaran itu, saya tidak segan membawa persoalan ini ke ranah hukum,” katanya.


Hal senada juga disampaikan Direktur Teknis PDAM Lombok Timur, Dedy Irawan. Ia menyebut penyaluran anggaran perbaikan kepada pemerintah desa telah dilakukan sebelum kepengurusan PDAM saat ini menjabat.


Menurutnya, pihak PDAM memiliki dokumen pendukung terkait penyerahan anggaran tersebut, termasuk rencana anggaran biaya (RAB) serta bukti kuitansi.


“Kami memiliki RAB dan bukti kuitansi penyerahan dana. Nanti akan kami cek kembali dan lakukan klarifikasi bersama pihak desa,” ujarnya.

Posting Komentar untuk "PDAM Lombok Timur Klarifikasi Kerusakan Jalan di Ketangga, Sebut Dana Perbaikan Sudah Disalurkan"