Rapat Pemkab Lotim Bahas Tantangan Peternakan, Bupati Tekankan Kolaborasi dan Solusi Nyata

 

Rapat koordinasi Bupati dengan para peternak, Senin (20/4/2026).

Lombok Timur, CBM – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mempertemukan berbagai pihak dalam sektor peternakan ayam broiler melalui rapat koordinasi yang digelar pada Senin (20/4). Agenda utama pertemuan tersebut mencakup peralihan penggunaan elpiji serta evaluasi kualitas bibit ayam (DOC).

Bupati H. Haerul Warisin dalam arahannya menegaskan bahwa setiap persoalan harus diselesaikan secara bersama dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat. “Jangan sampai isu yang berkembang justru memperkeruh keadaan. Kita harus fokus pada solusi,” ujarnya.

Peralihan dari elpiji subsidi ke non subsidi menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah menyambut baik kesiapan peternak dalam menghadapi perubahan tersebut, namun tetap meminta dukungan penuh dari perusahaan mitra. “Kehadiran perusahaan bukan hanya bicara untung rugi, tetapi juga ikut menyelesaikan persoalan,” kata Bupati.

Selain itu, kualitas DOC juga menjadi sorotan. Bupati meminta agar perusahaan memastikan standar bibit tetap terjaga dan optimal bagi peternak. Ia juga mendorong adanya pembinaan rutin dari dinas terkait.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah membuka peluang penggunaan alternatif pemanas kandang. “Kita akan lihat langsung efektivitas penggunaan kompor berbahan oli bekas, apakah aman bagi pertumbuhan ayam atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, pihak perusahaan menegaskan bahwa kualitas DOC di Lombok Timur sudah sesuai standar. “Standar panen harus disesuaikan, dan manajemen pemanasan sangat menentukan hasil akhir,” ujar perwakilan perusahaan.

Dari sisi peternak, persoalan distribusi gas menjadi tantangan utama. “Kami kesulitan mendapatkan gas non subsidi, terutama tabung 12 kg yang sangat terbatas,” ungkap perwakilan peternak.

Rapat ditutup dengan komitmen untuk memperkuat kerja sama antar pihak. Pemerintah daerah memastikan akan terus mengawal kebijakan agar tetap berpihak pada keberlanjutan usaha peternakan. “Kita ingin semua pihak berjalan seimbang, baik perusahaan maupun peternak rakyat,” tutup Bupati.

Posting Komentar untuk "Rapat Pemkab Lotim Bahas Tantangan Peternakan, Bupati Tekankan Kolaborasi dan Solusi Nyata"