![]() |
| Wakil Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini |
LOMBOK BARAT, CBM-Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata menggelar Rapat Koordinasi sekaligus Gathering Destination Management Organization (DMO) di Hotel Montana Senggigi, Kecamatan Batulayar, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola destinasi
pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor serta menyatukan strategi
pengembangan pariwisata daerah.
Acara tersebut dihadiri Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad
Zaini (LAZ), Kepala Dinas Pariwisata Lobar H. Agus Gunawan, kepala OPD terkait,
Ketua DMO, Camat Batulayar H. Subayin, kepala desa se-Kecamatan Batulayar,
manajer hotel, pelaku usaha pariwisata kawasan Senggigi, serta undangan
lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati LAZ menegaskan pengembangan
pariwisata tidak dapat berjalan tanpa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, pemerintah hanya berperan sebagai fasilitator, sementara pelaku
industri, komunitas, dan masyarakat merupakan penggerak utama pembangunan
sektor pariwisata.
“Saya tidak terlalu fokus pada bentuk lembaga, tetapi pada
fungsinya. Apa pun namanya, yang penting bisa berjalan dan memberi manfaat.
Setiap pihak punya peran masing-masing, dan di situlah kolaborasi menjadi
sangat penting,” ujarnya.
Bupati LAZ juga menekankan pentingnya pengembangan
pariwisata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Ia mendorong
pemanfaatan homestay di rumah warga sebagai strategi pemerataan ekonomi seiring
meningkatnya kunjungan wisata.
“Kita harus memastikan masyarakat juga mendapatkan manfaat.
Tanpa dukungan masyarakat, sulit bagi kita membangun kenyamanan dan kebersamaan
dalam pengelolaan destinasi. Melalui Gathering DMO ini diharapkan mampu
memperkuat koordinasi, menyatukan persepsi, dan melahirkan langkah strategis
bersama untuk memajukan pariwisata Lombok Barat,” harapnya.
Acara dibuka oleh Ketua DMO, yang menegaskan pentingnya
sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas, dan masyarakat
lokal dalam mewujudkan destinasi wisata berkelanjutan. Ia menyampaikan sektor
pariwisata saat ini menghadapi tantangan global dan nasional yang memerlukan
strategi bersama.
“Pengelolaan destinasi tidak bisa hanya dilakukan oleh
pemerintah. DMO menjadi ruang kolaborasi bagi semua pihak untuk menyatukan
arah, memperkuat branding, serta meningkatkan daya saing pariwisata Lombok
Barat di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Selain diskusi, kegiatan diisi sharing session,
pemetaan potensi destinasi, serta penyamaan persepsi terkait standar pelayanan
wisata dan penguatan promosi. Rakor/Gathering DMO berlangsung khidmat dan
menghasilkan agenda bersama untuk mendukung pelaksanaan Calendar of Events
Lombok Barat 2026.

Posting Komentar untuk "Gathering DMO Dorong Sinergi Pariwisata Lombok Barat"