MATARAM, CBM-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mencatat capaian membanggakan dalam penerapan Anggaran Responsif Gender (ARG) Tahun 2025. Bukan hanya memenuhi target, realisasi ARG bahkan melampaui angka yang telah ditetapkan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembangunan yang berkeadilan dan inklusif bagi seluruh kelompok masyarakat.
Dalam APBD 2025, Pemprov NTB ditetapkan memperoleh target
ARG sebesar 7 persen dari total belanja operasi dan belanja modal. Namun hasil
evaluasi menunjukkan realisasi mencapai 8,53 persen, lebih tinggi dari target
yang direncanakan.
Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB Drs. H. Surya Bahari, M.M.Pd
selaku Sekretaris Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) mengatakan capaian
tersebut merupakan buah kerja kolektif seluruh perangkat daerah, terutama empat
dinas yang menjadi OPD driver, yakni Bappeda, BPKAD, Inspektorat, dan DP3AP2KB.
Evaluasi ARG yang berlangsung satu hari penuh dengan
pendampingan OPD driver menghasilkan banyak masukan strategis untuk memperkuat
analisis gender dalam proses perencanaan dan penganggaran.
“Proses evaluasi ini juga mendorong perangkat daerah untuk
lebih berani mengidentifikasi kegiatan yang responsif terhadap isu-isu gender
di unit kerjanya,” tuturnya.
Dari 49 perangkat daerah, sebanyak 25 OPD mengalami
peningkatan nilai ARG pada APBD Murni 2025, sedangkan 24 lainnya mengalami
penurunan. Penurunan umumnya terjadi akibat kebijakan efisiensi anggaran dan
peningkatan total pagu OPD. Sementara OPD yang mencatat peningkatan nilai ARG
dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah subkegiatan dan anggaran yang masuk dalam
penandaan Anggaran Responsif Gender.
Capaian ini menjadi dorongan positif bagi DP3AP2KB Provinsi
NTB menjelang proses penggabungan kelembagaan dengan Dinas Sosial dan Dinas
Kesehatan Provinsi NTB. Selain menjadi pertama kalinya Provinsi NTB mencapai
target ARG, pencapaian tersebut juga dinilai sebagai modal penting untuk
memperkuat kemampuan SDM dalam menganalisis kegiatan dan anggaran responsif
gender di masa mendatang.
“Pemprov NTB berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi
Pengarusutamaan Gender melalui kebijakan, program, dan penganggaran yang lebih
tepat sasaran, sekaligus memastikan pembangunan daerah memberikan manfaat yang
adil bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Posting Komentar untuk "Pemprov NTB Sukses Penuhi Target Anggaran Responsif Gender di Tahun 2025"