![]() |
| Bupati Lotim, H. Haerul Warisin |
Lombok Timur, CBM – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menyiapkan program bantuan sembako Ramadan bagi masyarakat miskin, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu menjelang bulan suci. Program ini ditujukan untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas sosial dan daya beli masyarakat.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, mengatakan bantuan tersebut dipastikan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk dalam mengendalikan tekanan ekonomi di tengah kebutuhan yang meningkat saat Ramadan.
“Sembako Ramadan ini untuk masyarakat miskin. Pasti akan berpengaruh juga. Setelah kita bagi, tentu itu akan berdampak,” ujar H. Haerul Warisin, Senin (02/03/2026).
Ia menjelaskan, tahun ini pemerintah daerah melakukan menganggarkan sekitar Rp30 miliar untuk bantuan tersebut, meski saat ini tengah mengalami efisiensi anggaran. Namun demikian, bantuan tetap disalurkan dengan penyesuaian komposisi agar jumlah penerima bisa lebih banyak.
“Karena kita efisiensi juga, kita anggarkan Rp30 miliar. Saya minta supaya yang menerima bisa lebih banyak. Cukup berasnya dikurangi dari sebelumnya. Misalnya berasnya 5 kilogram, ada gula, ada minyak, dan sebagainya,” jelasnya.
Bantuan tersebut rencananya akan menyasar sekitar 198 ribu penerima yang masuk kategori desil 1 dan 2, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
“Yang dapat itu desil 1, 2, dan seterusnya sampai batas sekitar 198 ribu penerima,” tambahnya.
Terkait jadwal distribusi, Bupati menyebut teknis pelaksanaan berada di bawah kewenangan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur.
“Untuk distribusinya, silakan tanya Dinas Sosial, karena mereka yang mengatur teknisnya,” katanya.
Dengan program sembako Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap masyarakat kurang mampu dapat menjalani bulan suci dengan lebih tenang dan kebutuhan pokok tetap terpenuhi.

Posting Komentar untuk "Pemda Lotim Anggarkan Rp30 Miliar untuk Sembako Ramadan Bagi Warga Miskin"