![]() |
| Bupati Lotim saat mendampingi Menteri KKP |
Lombok Timur, CBM — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus mendorong peningkatan pelayanan bagi masyarakat nelayan, salah satunya melalui rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru.
Usulan tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat menerima kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono di Lombok Timur, Jumat (27/2). Bupati menilai keberadaan SPBN akan melengkapi fasilitas yang sudah tersedia di kawasan KNMP sekaligus mempermudah nelayan dalam memperoleh bahan bakar untuk melaut.
Menurut Warisin, pemerintah daerah siap mendukung pengelolaan SPBN tersebut melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar distribusi bahan bakar bagi nelayan dapat berjalan lebih efektif. Ia juga berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat membantu proses perizinan sehingga pembangunan SPBN bisa segera terealisasi.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ekas Buana. Ia berharap program serupa dapat diperluas ke wilayah pesisir lainnya di Lombok Timur mengingat garis pantai daerah tersebut terbentang cukup panjang dari wilayah utara hingga selatan.
Menurutnya, keberadaan KNMP yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir dan secara bertahap menekan angka kemiskinan.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan SPBN tersebut, termasuk skema pengelolaannya melalui BUMD. Ia memastikan pihak kementerian akan segera menindaklanjuti rencana tersebut.
Selain itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan juga berencana memberikan bantuan sepuluh unit kapal beserta mesin kapal untuk mendukung aktivitas nelayan di kawasan tersebut.
Di hadapan para nelayan yang hadir, Menteri Wahyu juga meminta Direktur Jenderal Perikanan Budidaya untuk menata kembali keramba jaring apung yang banyak terdapat di perairan sekitar Ekas Buana agar lebih tertata dan produktif.
Ia juga mengingatkan masyarakat nelayan agar menjaga serta memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah dibangun di kawasan KNMP secara optimal, termasuk melalui koperasi desa setempat. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, dalam dua tahun ke depan keberadaan KNMP diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dalam dialog bersama nelayan, Menteri Wahyu juga menyampaikan komitmen pemerintah pusat untuk memberikan perlindungan melalui program asuransi nelayan. Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan sekitar 270 ribu kuota asuransi bagi nelayan di berbagai daerah, termasuk Lombok Timur.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang telah memberikan perhatian kepada para nelayan dengan membantu pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.
Sebelum berdialog dengan nelayan, Menteri KKP bersama Bupati Lombok Timur, Pelaksana Harian Sekda NTB, Bupati Lombok Barat, serta sejumlah kepala daerah di Nusa Tenggara Barat meninjau langsung kondisi bangunan di kawasan KNMP Ekas Buana, terutama dari sisi kualitas infrastruktur.
Kampung Nelayan Merah Putih Ekas Buana merupakan satu dari tiga KNMP yang dibangun di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kawasan tersebut berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur seluas sekitar 1,5 hektare dengan konstruksi yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kawasan nelayan di wilayah lainnya.

Posting Komentar untuk "Bupati Lombok Timur Usulkan SPBN di Ekas Buana untuk Dukung Kesejahteraan Nelayan"