
Bupati Lotim saat peringatan Maulid Nabi di Bagik Nyaka, Kamis (10/09/2026).
LOMBOK TIMUR (Inside Lombok) – Peran marbot dalam menjaga aktivitas masjid mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Pemkab menilai keberadaan mereka tidak hanya berkaitan dengan kebersihan rumah ibadah, tetapi juga membantu memastikan berbagai kegiatan keagamaan di masjid tetap berjalan.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengatakan perhatian terhadap marbot menjadi penting seiring dengan banyaknya masjid di daerah tersebut. Saat ini tercatat sekitar 1.435 masjid tersebar di Kabupaten Lombok Timur.
Menurutnya, masyarakat yang bertugas sebagai marbot memiliki tanggung jawab besar, mulai dari merawat dan membersihkan masjid hingga membantu mengingatkan warga mengenai waktu pelaksanaan salat.
Karena tidak memiliki sistem pensiun sebagaimana pekerja pada sektor tertentu, Pemkab Lombok Timur berupaya memberikan perlindungan sosial bagi para marbot. Salah satunya dengan mendaftarkan mereka sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Tak hanya marbot, program tersebut juga mencakup guru ngaji. Secara keseluruhan, jumlah peserta yang didaftarkan Pemkab Lombok Timur mencapai lebih dari 4.000 orang.
Bupati berharap kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut dapat memberikan manfaat perlindungan bagi para marbot dan guru ngaji maupun keluarga mereka apabila menghadapi risiko yang ditanggung dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Haerul Warisin menyampaikan hal itu saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Syamsul Falah, Bagik Nyaka, Kecamatan Aikmel, Kamis (10/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi masyarakat Bagik Nyaka yang masih mempertahankan berbagai tradisi dalam perayaan Maulid. Menurutnya, kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan tradisi lokal menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Lombok Timur.
Salah satu hal yang menarik dalam perayaan tersebut adalah penggunaan bunga hias buatan warga. Kreasi tersebut dibuat secara mandiri oleh masing-masing keluarga dengan memanfaatkan sejumlah bahan bekas, seperti kantong plastik dan styrofoam pembungkus buah. Selain memperkaya tradisi perayaan, pemanfaatan kembali bahan tersebut dinilai dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi limbah.
Posting Komentar untuk "Pemkab Lotim Daftarkan Ribuan Marbot dan Guru Ngaji ke BPJS Ketenagakerjaan"