![]() |
| Bupati Lotim usai melantik pengurus baru |
LOMBOK TIMUR (CBM) – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Lombok Timur memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026-2031. Pengurus yang baru dilantik tersebut diharapkan mengambil peran lebih besar dalam membantu pemerintah meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola konsumsi dan pemenuhan gizi.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengatakan Persagi memiliki posisi strategis untuk menjembatani pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan masyarakat sehari-hari. Karena itu, edukasi mengenai pangan sehat dinilai perlu dilakukan secara lebih luas hingga ke tingkat masyarakat.
Haerul menekankan bahwa makanan bergizi tidak selalu identik dengan bahan pangan berharga tinggi. Beragam komoditas lokal yang mudah ditemukan di sekitar masyarakat juga dapat menjadi sumber nutrisi apabila diolah dan dikonsumsi secara tepat.
“Edukasi gizi perlu membongkar anggapan bahwa makanan sehat harus mahal. Banyak bahan pangan yang tersedia di daerah dan harganya terjangkau, tetapi tetap mampu memenuhi kebutuhan nutrisi,” kata Haerul.
Menurutnya, upaya memperbaiki status gizi masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, ahli gizi, tenaga kesehatan hingga sektor pertanian perlu membangun kerja sama agar ketersediaan pangan tidak hanya mencukupi dari sisi jumlah, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat.
Haerul juga mengingatkan Lombok Timur memiliki kekayaan komoditas pertanian yang cukup beragam. Namun, beberapa jenis komoditas masih menghadapi kendala dalam produksi maupun keberlanjutan budidayanya karena minat petani yang belum merata.
Ia mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi dalam sektor pertanian agar produktivitas meningkat dan hasil yang diperoleh petani semakin menguntungkan. Menurutnya, peningkatan produksi pangan lokal juga dapat memperluas pilihan masyarakat terhadap sumber makanan bergizi.
“Persoalan gizi tidak bisa ditangani pemerintah sendirian. Kita membutuhkan sinergi dengan Persagi dan para pelaku yang menyediakan bahan pangan, sehingga apa yang tersedia di masyarakat benar-benar menunjang kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Persagi Lombok Timur periode 2026-2031, Cok Iwan Jaya Mardiawan, menyebut kepengurusan baru memberi porsi cukup besar kepada generasi muda. Komposisi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya regenerasi sekaligus membawa gagasan baru bagi organisasi.
Ia memastikan Persagi akan memperkuat koordinasi dengan Pemkab Lombok Timur serta organisasi profesi kesehatan lainnya, termasuk Ikatan Dokter Indonesia, organisasi perawat, dan dokter gigi.
Kolaborasi tersebut akan diarahkan pada program yang mendukung peningkatan kesehatan dan status gizi masyarakat. Usai pelantikan, Persagi Lombok Timur akan menyusun agenda kerja melalui lima seksi yang telah dibentuk.
“Kami akan langsung mematangkan program di setiap seksi. Bersamaan dengan itu, kaderisasi juga menjadi perhatian agar Persagi memiliki generasi penerus yang siap melanjutkan kerja organisasi,” pungkas Cok Iwan.

Posting Komentar untuk "Persagi Lotim Berganti Pengurus, Bupati Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi dari Pangan Lokal"